MELIHAT DENGAN HATI Hany menangis disamping kelas, Rara kaget melihat sahabatnya itu menangis. "Kenapa, Han. ada apa?" Hany memperlihatkan hasil gambarnya yang sudah lusuh, sketsa yang rencananya akan menjadi layout buat mading. "Kok bisa, kenapa bisa lecek begini?" "Ngga tau ulah siapa.." Hany masih menangis. "Udah kamu jangan sedih, kita buat lagi.." Rara menghibur. "Mana sempat, sudah mau masuk kelas..".Hany pasrah tapi dalam hati bathinnya tertekan, Hany anak terpintar dikelas, hampir tidak pernah dihukum. "Ya sudah, nanti aku yang ngomong", Rara menenangkan. Hany terdiam mengingat ingat, dia ada salah sama siapa...tapi rasanya nggak ada. Pak Fandy masuk kelas, belum sempat dia berbicara. Rara tunjuk tangan. "Iya, ada apa Rara?". "Maaf pak,..", sambil menunjukkan hasil gambar Hany yang lecek. Pak Fandy terdiam lama. "Hmm..." "Saya minta maaf pak, ini kesalahan saya, ti...
Popular posts from this blog
Video from My Phone
PENDIDIKAN BELUM MERDEKA
Setidaknya ada tiga alasan mengapa Undang-Undang Pendidikan Tinggi disahkan pada bulan juli ini. Pertama dikarenakan pada bulan Juli ini adalah masa persiapan menyambut tahun akademik 2012/2013, sehingga Undang Undang Pendidikan Tinggi tersebut dapat langsung di implementasikan. Kedua terkait dengan persiapan pembuatan Rencana Kerja Pemerintah tahun 2013, maka perencanaan pengimplementasian Undang Undang Pendidikan Tinggi yang sejatinya tentu membutuhkan anggaran tersendiri akan tersinkronisasi dengan anggaran yang akan dipersiapkan pemerintah di tahun 2013. Terakhir mengenai selesainya masa tujuh perguruan tinggi BHMN, dengan adanya Undang-undang Pendidikan Tinggi ini, tentunya ke-tujuh BHMN tersebut akan dapat menyesuaikan dengan peraturan yang ada di Undang-Undang Pendidikan tinggi. Tetapi apapun alasannya, hingga sekarang UU yang mengacu pada pendidikan masihlah undang undang yang dipertanyakan keberpihakannya pada masyarakat kecil, undang undang yang masih “menghilang” mak...
Comments